TRANSFER

July 1, 2019
isu transfer coutinho

Jangan Jual Coutinho, Barca!

Gelandang serang FC Barcelona, Philippe Coutinho, menyatakan bahwa dirinya belum bisa menentukan masa depan di Barca musim depan. Belakangan ini santer terdengar rumor bahwa Cou (sebutan untuk Coutinho) akan hijrah pada jendela musim panas ini. Cou dikabarkan frustasi karena kesulitan menemukan permainan terbaiknya di Barcelona. Seperti dilansir Antara, dalam kurun waktu 15 bulan, Cou hanya diturunkan dalam 35 pertandingan di ajang Liga Spanyol.

Cou harus berbagi peran dengan kompatriotnya, Ousman Dembele, dalam melengkapi lini serang Barca, bersama Messi dan Suarez. Kekalahan dengan mantan klubnya di ajang Liga Champions kian menekan mental Cou karena pada saat itu ia menjadi starting.

Belum lagi isu kepulangan rekan karibnya di Brazil, Neymar Jr, ke Barca kian menekan Cou. Jika transfer Neymar itu terjadi kemungkinan besar akan mengorbankan Coutinho sebagai tawaran untuk PSG.

Meski demikian rencana kepulangan Neymar ini disambut positif oleh Cou. “Bermain dengan Neymar itu luar biasa. Dia adalah pemain bintang. Saya tidak tahu apa yang terjadi. Namun, ini selalu menjadi sumber kebahagiaan untuk bermain dengannya,” ujar Coutinho.

Coutinho pantas waspada karena jika Neymar pulang maka akan semakin minim kesempatan bermainnya. Sejarah mencatat bahwa trisula maut MSN (Messi-Suarez-Neymar) sangat subur dalam jumlah goal dan assist. Bahkan di tahun pertama mereka itu langsung menyabet treble winner. Fans juga akan mendukung trisula itu agar kembali bermain bersama.

Posisi Istimewa

Jika FC Barcelona ingin, sebenarnya tak perlu melego Coutinho dalam transaksi Neymar. Ada satu hal yang harus dipertimbangkan oleh Barca kepada satu pemain bertalenta ini. Coutinho memiliki kemampuan luar biasa yang sebenarnya dibutuhkan, bahkan ketika Neymar kembali ke rumah. Posisi ini sudah lama kosong dan sering kali menjadi pemecah kebuntuan.

Barca kerap kali kebingungan untuk menembus pertahanan lawan. Jika lawan mereka memiliki back-back tangguh tentu akan menjadi kendala. Inter Milan, Chelsea, Juventus adalah salah satu team yang pernah dihadapi Barca. Persis di sini posisi Cou dibutuhkan.

Coutinho memiliki tendangan luar biasa yang bisa mengirim ancaman pada gawang lawan. Selepas David Villa berlabuh ke Athletico Madrid praktis Barca tak punya pemain yang mampu memberi tembakan ke gawang. Pola tiki-taka Barca butuh pemain seperti Cou untuk menjadi pembeda.

Coutinho tak perlu bersaing dengan lini depan. Ia hanya perlu diposisikan di tempat yang sesuai seperti ketika bermain di Liverpool. Saya kira bermain di belakangan Neymar/Dembele adalah langkah yang tepat. Peran Andres Iniesta bisa digantikan oleh Coutinho.

Barca tentu akan menyesal jika ia menjual Coutinho dengan tergesa-gesa. Masih ada banyak alasan untuk memainkan Coutinho.